PBing UNIMUDASorong | Seminar The 5th International Conference on Multiliteracy & Multiple Intelligences dengan tema “Local Wisdom-Based Learning to Enhance Multiliteracy and Multiple Intelligence in Elementary School” resmi dimulai dengan acara pembukaan yang berlangsung secara luring di Gedung Pascasarjana Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong pada hari Kamis (11/7/2024). Konferensi internasional ini merupakan hasil kolaborasi antara Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), UNIMUDA Sorong, Universitas Pendidikan Ganesha (UNDIKSHA), dan Penang International Islamic Technology College (KITAB).
Acara pembukaan dimulai dengan sambutan hangat dari Rektor UNIMUDA Sorong, Dr. Rustamadji, M.Si. Dalam sambutannya, Dr. Rustamadji menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kerjasama antar institusi yang telah terjalin dan pentingnya konferensi ini mengatakan, “Sekian tahun yang lalu Prof. Tatat pernah kesini teringat dan berusaha sekaligus memperjuangkan sebuah projek kegiatan bersama UPI, UNIMUDA, UNDIKSHA, dan Penang International Islamic Technology College (KITAB) ini hasil perjuangan beliau sehingga kegiatan ini dapat dilaksanakan di kampus UNIMUDA Sorong tepatnya di gedung Pascasrjana. Dan saya berharap konferensi yang bergengsi ini dapat dimanfaatkan secara maksimal dan membawa dampak positif bagi pribadi seorang dosen, jenjang karir dan institusi.” ujar Dr. Rustamadji.
Prof. Dra. Tatat Hartati, M.Ed., Ph.D., Ketua Detasering & P2M Universitas Pendidikan Indonesia. Prof. Tatat, dalam sambutannya, menggarisbawahi pentingnya kolaborasi akademik dalam memajukan penelitian dan pendidikan. "Alhamdulillah tadi sudah disampaikan oleh pak rektor bahwa tujuannya adalah kami ditugaskan untuk detasering istilah sederhananya pendampingan kegiatan di web DIKTI, pendampingan juga dalam kesetaraan. Saya ingin menyampaikan terimakasih kepada rekan-rekan presenter, pembicara dan kepada lembaga-lembaga kampus yang berkolaborasi. Dan yang paling penting bukan hanya seminar yang penting kita implementasi, kontribusi ke UNIMUDA, lembaga dan kepada masyarakat. Kerjasama antar perguruan tinggi seperti ini sangat penting untuk memperkaya perspektif dan metodologi penelitian kita." kata Prof. Tatat.
Konferensi ini dihadiri oleh ratusan peserta, termasuk akademisi, peneliti, dan praktisi pendidikan. Dalam diskusi dan workshop yang membahas topik-topik terkini dalam bidang multiliterasi dan kecerdasan jamak. Beberapa topik utama yang akan dibahas antara lain: pengembangan kurikulum multiliterasi, strategi pengajaran untuk kecerdasan jamak, serta peran teknologi dalam pendidikan multiliterasi.
Selain sesi-sesi tersebut, konferensi ini juga akan menampilkan keynote speaker dari berbagai negara yang akan berbagi wawasan dan hasil penelitian terbaru mereka. Ini termasuk para ahli terkemuka di bidang pendidikan, teknologi pendidikan, dan psikologi perkembangan diantaranya : Roni Andri Pramita, M.Pd. Dekan FABIO UNIMUDA, Ahmad Subki Miskon, M.Ed. IPG KIK Kuala Lumpur, Prof.Dr. Vismaia Damayanti, M.Pd. dari UPI, Dr. Hazrul Affendi, Ph.D. dari KITAB Penang, Indra Surendra, M.Pd. Pascasarjana UPI, Dr. Ni Ketut Desia Tristiantari, M.Pd. UNDIKSHA, Dr. Linda Zakiah, M.Pd. UNJ, Ira Rengganis, M.Sn. Pascasarjana UPI, Dr. Asep Deni Gustiana, M.Pd. UPI.
Dengan dimulainya seminar ini, diharapkan para peserta dapat memanfaatkan platform ini untuk bertukar ide, memperluas jaringan profesional, dan menemukan inspirasi baru untuk penelitian dan praktik pendidikan mereka. Seminar ini juga diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi dan strategi konkret yang dapat diimplementasikan di berbagai institusi pendidikan untuk meningkatkan kualitas pengajaran dan pembelajaran.
Konferensi ini merupakan langkah nyata dalam memajukan pendidikan global, memperkuat kolaborasi akademik, dan mempromosikan pemahaman yang lebih luas tentang pentingnya multiliterasi dan kecerdasan jamak dalam dunia pendidikan modern. (SHF/NSL).