PBI_UNIMUDASorong I 5 November 2024 – Tiga mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong (UNIMUDA Sorong) berhasil lolos dalam Program Pertukaran Mahasiswa PKKM ISS-MBKM Tahun ke-2 Batch 1 yang diadakan oleh Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta. Mereka adalah Ruth Saru, Miranti Marsaoly, dan Feraningsih Ethany Hegemur. Ketiga mahasiswa ini menjadi penyumbang mahasiswa terbanyak dari program studi lain di UNIMUDA Sorong yang terpilih dalam program bergengsi ini.
Program PKKM ISS-MBKM ini merupakan bagian dari program pertukaran mahasiswa antar perguruan tinggi yang dilaksanakan selama satu semester. Dimulai pada 16 September 2024 lalu, mereka akan menghabiskan waktu hingga 27 Desember 2024 di kampus UAD, Yogyakarta. Program ini memberikan kesempatan kepada para mahasiswa untuk memperluas wawasan, mengembangkan keterampilan akademik, serta membangun jaringan yang lebih luas dalam berbagai aspek kehidupan. Tidak hanya di lingkungan akademik, pengalaman non-akademik di Yogyakarta juga menjadi bagian penting yang akan memperkaya kehidupan para peserta program ini.
Keikutsertaan Ruth, Miranti, dan Feraningsih dalam program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang membuka peluang lebih besar di dunia pendidikan tinggi. Selain itu, mereka juga akan mendapatkan pengalaman berharga dalam beradaptasi dengan lingkungan yang berbeda, yang tentunya akan meningkatkan kompetensi dan kualitas diri mereka sebagai calon pendidik di masa depan. "Ini adalah kesempatan yang luar biasa bagi saya untuk belajar langsung dari kampus yang memiliki reputasi tinggi dan memiliki suasana akademik yang mendukung perkembangan mahasiswa," ujar Ruth Saru, salah satu peserta program.
Program pertukaran mahasiswa ini sejalan dengan visi UNIMUDA Sorong untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki kualitas akademik yang baik, tetapi juga mampu beradaptasi dan berkembang di berbagai lingkungan pendidikan. Rektor UNIMUDA Sorong, Dr. Rustamadji, M.Si. menyampaikan kebanggaannya atas prestasi ini dan berharap agar program serupa dapat terus berkembang, memberikan kesempatan lebih luas kepada mahasiswa untuk mengembangkan diri, serta membawa dampak positif bagi pengembangan pendidikan di Papua dan sekitarnya.